Ada yang berat?
Ceritakan pelan-pelan.
Kawan Cerita menghubungkan Anda dengan konselor pastoral Gereja Masehi Injili di Timor. Tidak perlu menunggu jadwal pertemuan, dan tidak perlu memulai cerita dari awal setiap kali.


Dalam keadaan darurat, jangan menunggu balasan di aplikasi. Kawan Cerita bukan kanal tanggap darurat. Bila ada risiko menyakiti diri, kekerasan, atau bahaya langsung, segera hubungi layanan darurat setempat atau orang tepercaya.
Bagaimana jalannya
Empat langkah, dari mengajukan cerita sampai menerima catatan pendampingan.
Ceritakan yang Anda bawa
Ajukan tiket konseling dengan memilih kategori dan tingkat urgensi. Anda menentukan sendiri seberapa banyak yang ingin dibagikan.
Dipertemukan dengan konselor
Sistem mencocokkan Anda dengan konselor pastoral yang bidangnya sesuai dan kapasitasnya masih tersedia.
Bercerita di ruang tertutup
Percakapan berlangsung di ruang chat milik tiket itu saja. Hanya Anda dan konselor yang menangani yang dapat membacanya.
Menerima catatan pendampingan
Setelah sesi, konselor menuliskan fokus, rekomendasi, dan langkah lanjut yang bisa Anda baca kembali kapan pun.
Kerahasiaan yang bisa diperiksa
Kerahasiaan konseling bukan janji di halaman ketentuan saja. Sistem Kawan Cerita dirancang dengan batasan teknis yang tegas.
Rinciannya ada di Kebijakan Privasi dan Syarat & Ketentuan.
Hanya peserta yang bisa membaca
Admin layanan tidak dapat membuka isi percakapan maupun catatan sesi. Yang terlihat bagi admin hanya data operasional seperti status tiket dan jumlah pesan.
Terenkripsi di basis data
Isi pesan disimpan dalam bentuk terenkripsi, sehingga tidak terbaca oleh pihak yang memegang akses basis data atau salinan cadangannya.
Dihapus otomatis
Isi percakapan dihapus permanen 6 bulan setelah sesi ditutup, dan paling lama 1 tahun sejak pesan dikirim.
Kendali ada pada Anda
Anda dapat menghapus pesan Anda sendiri kapan saja, dan menghapus akun beserta seluruh riwayat konseling tanpa perlu memberi alasan.
Siapa yang mendampingi Anda?
Tim Konselor Kawan Cerita terdiri dari pendeta dan konselor pastoral GMIT — beberapa di antaranya konselor bersertifikat Asosiasi Konselor Psikospiritual Indonesia, pendeta rumah sakit, dosen, dan supervisor konselor dalam masa pelatihan.
Mereka bertugas berdasarkan Keputusan Persidangan Majelis Sinode GMIT, terikat kode etik profesi, dan berwenang merujuk Anda ke layanan medis, psikologis, atau hukum bila sebuah pergumulan membutuhkan penanganan di luar konseling pastoral.
Mulai dari satu cerita
Unduh aplikasinya, masuk dengan akun Google atau email Anda, lalu ceritakan apa yang sedang Anda bawa. Tidak harus rapi, tidak harus lengkap.
