Dokumen Layanan
Kebijakan Privasi
Bagaimana Kawan Cerita mengumpulkan, melindungi, menyimpan, dan menghapus data konseling pastoral Anda.
Terakhir diperbarui: 6 Agustus 2026
Privasi layanan ini dibangun dengan prinsip minimasi data, akses berbasis peran, dan penggunaan informasi hanya untuk kebutuhan pendampingan. Isi percakapan konseling adalah data paling sensitif di aplikasi ini, dan diperlakukan sesuai itu.
Data yang kami proses
Layanan memproses data akun, profil pendampingan, tiket konseling, tingkat urgensi, preferensi konselor, isi percakapan, dan catatan sesi yang relevan dengan pendampingan.
- Identitas dikelola Firebase Authentication. Kata sandi tidak pernah disimpan oleh layanan ini.
- Konseli mengendalikan konteks pribadi yang ingin dibagikan pada profil pendampingan.
- Token perangkat disimpan hanya untuk mengirim notifikasi, dan dihapus bersama akun.
Siapa yang bisa membaca percakapan dan catatan
Isi percakapan konseling hanya dapat dibaca oleh konseli pemilik tiket dan konselor yang menangani tiket itu. Hal yang sama berlaku untuk isi catatan sesi. Admin layanan tidak dapat membuka keduanya.
- Yang tersedia bagi admin hanya data operasional: status tiket, jumlah pesan, waktu pesan terakhir, dan apakah catatan sesi sudah ditulis.
- Setiap permintaan ke server diperiksa terhadap kepemilikan tiket, bukan sekadar peran pengguna.
- Catatan internal konselor tidak pernah dikirim ke perangkat konseli.
- Tindakan admin yang menyentuh tiket — penugasan ulang, eskalasi, penghapusan otomatis — tercatat di audit log.
Perlindungan teknis
Isi pesan konseling disimpan dalam bentuk terenkripsi di basis data, sehingga tidak terbaca oleh pihak yang memegang akses basis data atau salinan cadangannya.
- Enkripsi memakai AES-256-GCM dengan nilai acak per pesan; pesan yang diubah-ubah akan gagal dibuka daripada menghasilkan teks yang menyesatkan.
- Seluruh lalu lintas ke server memakai HTTPS.
- Sesi di perangkat disimpan pada penyimpanan aman sistem operasi.
Masa simpan dan penghapusan otomatis
Isi percakapan dihapus otomatis 6 bulan setelah sesi konseling ditutup, dan paling lama 1 tahun sejak pesan dikirim. Penghapusan bersifat permanen dan tidak dapat dipulihkan.
- Yang dihapus adalah isi pesan. Tiket dan catatan sesi tetap ada, sehingga rekomendasi konselor masih dapat dibaca konseli setelah percakapannya hilang.
- Ruang percakapan yang sudah dibersihkan ditandai, sehingga aplikasi dapat menjelaskan bahwa penghapusan itu kebijakan — bukan data yang hilang tanpa sebab.
- Catatan penghapusan pada audit log hanya berisi angka, tanpa nomor tiket maupun isi pesan.
Kendali yang Anda miliki
Anda tidak perlu menunggu masa simpan berakhir untuk menghapus data Anda, dan tidak perlu memberi alasan.
- Hapus pesan sendiri: tekan lama pesan Anda di ruang chat, lalu pilih Hapus pesan. Isinya dihapus permanen dari server.
- Hapus akun: buka Pengaturan → Akun dan Data. Profil, seluruh tiket, percakapan, dan catatan sesi yang terkait dengan Anda dihapus permanen.
- Perbarui atau kosongkan profil pendampingan kapan saja, termasuk bagian yang tidak ingin Anda bagikan lagi.
Layanan pihak ketiga
Layanan ini memakai penyedia infrastruktur berikut, dan hanya sebatas yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi.
- Google Firebase — autentikasi, notifikasi, dan penyimpanan berkas.
- Neon — basis data PostgreSQL tempat data layanan tersimpan.
- Google Cloud Run — tempat server aplikasi berjalan.
Batasan layanan
Kawan Cerita mendukung proses konseling pastoral, tetapi bukan layanan darurat, bukan diagnosis medis, dan bukan psikoterapi klinis. Dalam kondisi krisis atau bahaya langsung, hubungi bantuan darurat setempat.
Menghubungi kami
Pertanyaan tentang dokumen ini, permintaan penghapusan data, atau laporan penyalahgunaan dapat dikirim ke:
UPP Pastoral – Sekbid Pastoral Umum, Majelis Sinode GMIT
Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
hello@profftstudio.id